Breaking News
Loading...
Monday, 28 May 2012

Info Post
PENELITIAN di New York, AS, mengungkapkan usia panjang bergantung pada
kepribadian dan gen seseorang. Demikian dikemukakan peneliti dari Albert
Einstein College of Medicine setelah mengamati 500 orang berusia di atas
95 tahun dan sekitar 700 anak mereka. Selain mengamati kepribadian dan
gaya hidup, peneliti menganalisis genetika para partisipan.

Dalam laporan penelitian yang dipublikasikan lewat jurnal Aging,
pemimpin penelitian Nir Barzilai mengatakan ada 243 orang tua--75%
perempuan--yang menembus usia 100 tahun.Hasil penelitian, ujar Barzilai,
menunjukkan partisipan yang berkepribadian baik, optimistis, murah
senyum, humoris, tidak berpandangan sempit, dan tetap beraktivitas
memiliki peluang berusia lebih panjang. (Science Daily/DK/X-5)



http://pmlseaepaper.pressmart.com/mediaindonesia/PUBLICATIONS/MI/MI/2012/05/29/ArticleHtmls/SELA-Kepribadian-dan-Usia-29052012001038.shtml?Mode=1

--
"One Touch In BOX"

To post : koran-digital@googlegroups.com
Unsubscribe : koran-digital-unsubscribe@@googlegroups.com

"Ketika berhenti berpikir, Anda akan kehilangan kesempatan"-- Publilius Syrus

Catatan : - Gunakan bahasa yang baik dan santun
- Tolong jangan mengiklan yang tidak perlu
- Hindari ONE-LINER
- POTONG EKOR EMAIL
- DILARANG SARA
- Opini Anda menjadi tanggung jawab Anda sepenuhnya dan atau
Moderator Tidak bertanggung Jawab terhadap opini Anda. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~------------------------------------------------------------
"Bersikaplah sopan, tulislah dengan diplomatis, meski dalam deklarasi perang sekalipun seseorang harus mempelajari aturan-aturan kesopanan." -- Otto Von Bismarck.
"Lidah orang berakal dibelakang hatinya, sedangkan hati orang dungu di belakang lidahnya" -Ali bin Abi Talib.

0 comments:

Post a Comment