Breaking News
Loading...
Monday, 28 May 2012

Info Post
Utang Spanyol Masuki Level Berbahaya
Namun, Perdana Menteri Spanyol masih yakin belum perlu minta bantuan
luar negeri
Selasa, 29 Mei 2012, 09:13 WIB
Renne R.A Kawilarang

VIVAnews - Bunga pinjaman obligasi berjangka 10 tahun yang dikeluarkan
pemerintah Spanyol telah naik hingga mendekati 7 persen. Di saat yang
sama, harga saham milik suatu bank utama di Spanyol, Bankia, anjlok
setelah didera krisis utang. Ini merupakan tanda-tanda terkini krisis
keuangan di Spanyol.

Menurut kantor berita Reuters, bunga obligasi pemerintah yang mendekati
7 persen sudah dianggap sebagai level berbahaya. Perdana Menteri
Spanyol, Mariano Rajoy, menuding bahwa fenomena itu akibat kekhawatiran
kalangan pasar mengenai masa depan euro.

Mata uang tunggal regional itu terancam ditinggal anggotanya, Yunani,
yang tengah dilanda krisis utang. Keluarnya Yunani bisa menyebar ke
sesama pengguna euro yang juga bermasalah, termasuk Spanyol.

Kendati demikian, Rajoy menampik spekulasi bagi pemerintah segera
meminta bantuan dari luar negeri untuk membangkitkan sektor perbankan,
yang dihantam krisis utang akibat ledakan bisnis properti.

"Ada kekhawatiran besar mengenai zona euro dan itu membuat premi risiko
bagi sejumlah negara menjadi sangat itu. Itulah mengapa harus ada pesan
yang jelas untuk disampaikan bahwa euro tidak akan mengalami
kemunduran," kata Rajoy. "Tidak akan ada langkah penyelamatan regional
untuk sistem perbankan Spanyol," kata Rajoy.

Dia belum mengungkapkan secara jelas bagaimana pemerintah akan
merekapitalisasi perbankan. Namun, Rajoy mendukung pembentukan dana
talangan darurat khusus zona euro, yang akan diberlakukan mulai Juli
mendatang. Dana itu memungkinkan pemberian bantuan langsung bagi perbankan.


http://us.dunia.vivanews.com/news/read/318131-krisis-utang-spanyol-masuki-level-berbahaya

--
"One Touch In BOX"

To post : koran-digital@googlegroups.com
Unsubscribe : koran-digital-unsubscribe@@googlegroups.com

"Ketika berhenti berpikir, Anda akan kehilangan kesempatan"-- Publilius Syrus

Catatan : - Gunakan bahasa yang baik dan santun
- Tolong jangan mengiklan yang tidak perlu
- Hindari ONE-LINER
- POTONG EKOR EMAIL
- DILARANG SARA
- Opini Anda menjadi tanggung jawab Anda sepenuhnya dan atau
Moderator Tidak bertanggung Jawab terhadap opini Anda. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~------------------------------------------------------------
"Bersikaplah sopan, tulislah dengan diplomatis, meski dalam deklarasi perang sekalipun seseorang harus mempelajari aturan-aturan kesopanan." -- Otto Von Bismarck.
"Lidah orang berakal dibelakang hatinya, sedangkan hati orang dungu di belakang lidahnya" -Ali bin Abi Talib.

0 comments:

Post a Comment