Breaking News
Loading...
Friday, 27 April 2012

Info Post

Polda Metro Jaya akan menelusuri nomor pelat B 1716 SDC yang digunakan untuk dua mobil milik Ketua Umum Partai Demokrat itu.

KETUA Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menggunakan satu nomor polisi untuk dua mobil yang berbeda. Nomor B 1716 SDC itu digunakan untuk mobil Toyota Innova dan Toyota Vellfi re.

Anas menggunakan Toyota Innova pada Kamis (26/4), ketika mengantarkan istri nya, Athiyyah Laila, ke Kantor KPK untuk dimintai keterangan.

Ternyata, nomor polisi itu sebelumnya juga digunakan Anas pada mobil Toyota Vellfi re saat ke pembukaan Pendidik an dan Latihan Search and Resque (SAR) Nasional Angkatan I Divisi Tanggap Darurat DPP Partai Demokrat di Bumi Perkemahan Cibubur, Senin (12/3).

Kepala Bagian Registrasi dan Identifikasi Direktorat La lu Lintas Polda Metro Jaya Ko misaris Latif Usman memastikan nomor B 1716 SDC yang dipakai Anas untuk dua mobil

tersebut tidak terdaftar di Samsat Polda Metro Jaya, alias pelat bodong.

“Nomor polisi tersebut belum terdaftar,” ujar Latif melalui pesan singkatnya kepada Media Indonesia, kemarin.

Polda Metro Jaya pun akan menelusuri nomor polisi mobil milik Anas tersebut. “Kami pasti akan menelusuri nomor polisi mobil itu,” tegas Kepala Bidang Humas Polda Metro Ja ya Komisaris Besar Rikwanto di Gedung Polda Metro Jaya.

Penelusuran itu nantinya di tujukan untuk melihat dari mana pelat nomor bodong tersebut berasal. “Sesuai dengan ketentuan, satu mobil itu satu nomor. Namun, ada baiknya jika wartawan juga menanya

kan itu (kepada Anas), dari mana pelat nomor itu diperoleh,” imbuh Rikwanto.

Dengan ketidakjelasan nomor mobil itu, sang pemilik bi sa dikenai sanksi. Itu disebab kan mobil tersebut tidak di pasangi tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) asli dan terdaftar, sesuai dengan Pasal 280 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Telepon selulernya tidak diang kat. Pesan pendek yang dilayangkan juga tidak dijawab.

Saat menemani Athiyyah, perhatian wartawan tidak berhenti pada soal pelat nomor di mobilnya. Belasan pria berbadan tegap dan berambut cepak yang ada di sekelilingnya juga menjadi sorotan.

Para pria yang didandani dengan pakaian safari itu berkeliaran di halaman Kantor KPK selama Anas-Athiyyah berada di gedung lembaga antikorupsi tersebut.

Sorotan mata mereka tajam, mengamati gerak-gerik orang yang lalu-lalang di halaman Ge dung KPK. Hanya sesekali mereka berbicara, itu pun de ngan sesama mereka dan

dilakukan dengan berbisik.

Mereka baru beraksi saat Gedung KPK kedatangan pengunjuk rasa yang menuntut KPK agar menuntaskan kasus Wisma Atlet. Berulang kali para demonstran menge luarkan umpatan terhadap Anas.

Tanpa ba-bi-bu, para pria bersafari itu langsung lari menyerbu pengunjuk rasa. Salah satu dari mereka langsung meninju wajah salah seorang pendemo hingga lebam.

“Saya jamin tidak ada pengawal-pengawal itu. Saya hadir hanya berdua,“ kata Anas saat mengomentari kehadiran priapria yang lebih suka berbisik dan meninju itu. (PL/X-7)

http://pmlseaepaper.pressmart.com/mediaindonesia/PUBLICATIONS/MI/MI/2012/04/28/ArticleHtmls/Nomor-Mobil-Anas-tidak-Terdaftar-28042012002017.shtml?Mode=1

0 comments:

Post a Comment