Breaking News
Loading...
Monday, 23 April 2012

Info Post
Senin, 23/04/2012 14:42 WIB
Pasar Tradisional 'Menghilang' di Tengah Gempuran Mal
Ramdhania El Hida - detikFinance


Jakarta - Kementerian Perdagangan mencatat, jumlah pasar tradisional di
Indonesia terus menurun. Sementara keberadaan pasar swasta atau mal
terus tumbuh.

Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menyebutkan, saat ini
pertumbuhan pasar swasta mencapai 31,4%, sedangkan pasar rakyat
pertumbuhannya minus 8,1%.

"Di Indonesia saat ini dalam situasi pasar yang tumbuh luar biasa, pasar
swasta atau mal-mal itu 31,4 persen, dan pasar rakyat tumbuh negatif 8,1
persen," ujar Bayu ketika ditemui di kantornya, Jalan Ridwan Rais,
Jakarta, Senin (23/4/2012).

Bayu menyebutkan saat ini jumlah pasar swasta berbentuk convenience
store saat ini sudah mencapai 358 toko, minimarket 11.569 toko,
supermarket 1.146 toko, hypermarket 141 toko, dan perkulakan atau grosir
26 toko.

"Jadi pasar swasta itu totalnya ada 14 ribu saat ini," jelasnya.

Namun Bayu yakin, pasar rakyat masih tetap dapat berkembang menjadi
pasar moderen yang disukai para konsumen. Untuk itu, pemerintah
mengalokasikan Rp 2,3 triliun untuk melakukan revitalisasi pasar.

"Ada Rp 2,3 triliun untuk rehabilitasi pasar. Termasuk anggaran alokasi
khusus. Saat ini sudah ada 1.568 pasar yang sudah direvitalisasi,"
pungkasnya.

http://us.finance.detik.com/read/2012/04/23/144236/1899273/4/pasar-tradisional-menghilang-di-tengah-gempuran-mal

--
"One Touch In BOX"

To post : koran-digital@googlegroups.com
Unsubscribe : koran-digital-unsubscribe@@googlegroups.com

"Ketika berhenti berpikir, Anda akan kehilangan kesempatan"-- Publilius Syrus

Catatan : - Gunakan bahasa yang baik dan santun
- Tolong jangan mengiklan yang tidak perlu
- Hindari ONE-LINER
- POTONG EKOR EMAIL
- DILARANG SARA
- Opini Anda menjadi tanggung jawab Anda sepenuhnya dan atau
Moderator Tidak bertanggung Jawab terhadap opini Anda. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~------------------------------------------------------------
"Bersikaplah sopan, tulislah dengan diplomatis, meski dalam deklarasi perang sekalipun seseorang harus mempelajari aturan-aturan kesopanan." -- Otto Von Bismarck.
"Lidah orang berakal dibelakang hatinya, sedangkan hati orang dungu di belakang lidahnya" -Ali bin Abi Talib.

0 comments:

Post a Comment