Sayang bila ketokohan Gus Sholeh tercoreng hanya karena desakan prematur wartawan semacam ini. Sekali lagi terima kasih buat ustadz Dimas atas masukannya sebelum ini dalam menanggapi pertanyaan yang sama soal si lesbi Kanada itu.
salam,
Satriyo
Kehebohan soal Irshad Manji dimulai ketika Front Pembela Islam pekan lalu membubarkan diskusi bukunya, Allah, Liberty, and Love, di Teater Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kasus serupa juga terulang di Yogyakarta Rabu lalu.
Alasannya, perempuan 44 tahun ini dituding pemikir Islam sesat. Ia mengaku salat 12 hingga 15 kali saban hari. Salatnya pun cukup mengingat Allah.
Meski umat muslim mencoba melenyapkan pemikir sesat, menurut Salahuddin Wahid, pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang , Jawa Timur, orang-orang semacam Irshad Manji bakal terus muncul sepanjang zaman. "Pemikiran-pemikiran kritis terhadap Islam selalu ada tiap zaman dan lebih banyak berbeda dalam sudut pandang," ujar Salahuddin Wahid.
Berikut penuturan lelaki yang akrab disapa Gus Solah ini saat dihubungi Islahuddin dari merdeka.com melalui telepon selulernya, Kamis (10/5) malam:
Munculnya orang seperti Irshad Manji, apakah itu tanda gagalnya ulama dalam berdakwah?
Ulama mana Anda maksud. Mereka yang menyerang pun punya ulama. Mestinya negara ikut dalam hal ini. Saya menyayangkan sikap pemerintah masih diam. Bahkan, hingga saat ini kita belum mendapatkan pernyataan resmi dan tindak lanjut dari pemerintah, mungkin kejadian itu dianggap tidak penting.
Irshad Manji mengaku Islam, apakah menurut Anda Islam-nya sah orang mengaku lesbian?
Saya tidak berhak menilai keislaman seseorang.
Apakah pemikiran Irshad Manji bisa dikategorikan tasawuf?
Tidak. Tapi perihal ijtihad saya kira ada batasnya. Saya belum tuntas baca bukunya. Namun, bisa jadi dia bagus.
Apakah Anda setuju orang seperti Irshad Manji perlu untuk dibunuh?
Memang ada ancaman membuhuh Irshad Manji di Indonesia? Setahu saya tidak ada, kalau di luar nageri sana saya tahu ada ancaman pembunuhan itu. Hal ini juga sama saat Salman Rushdie menerbitkan buku The Satanic Verses. Kenapa harus dibunuh. Itu kan perbedaan cara pandang terhadap Islam
Kenapa kelompok-kelompok pemikir Islam liberal muncul dan datang ke Indonesia?
Jumlah umat Islam di Indonesia itu banyak. Islam di Indonesia itu sangat majemuk dan perkembangannya sangat dinamis, tidak seperti di negeri-negeri lain.
Menurut Anda, pemikiran para pemikir liberal itu dangkal?
Saya tidak tahu.
Biodata
IR. H. SALAHUDDIN WAHID
Lahir: Jombang, 11 September 1942
PENDIDIKAN:
- Institut Teknologi Bandung (ITB)
PENGALAMAN PEKERJAAN:
- Wakil Ketua Komnas HAM (2002-2007)
- Anggota MPR (1998-1999)
PENGALAMAN ORGANISASI:
Ketua PBNU (1999-2004)
Ketua MPP ICMI (2000-2005)
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Umat (1998-1999)
Ketua Lajnah Pemenangan Pemilu PKU (1998-1999)
Ketua Umum Badan Pengurus Yayasan Pengembangan Kesejahteraan Sosial (2002-2005)
Pendiri, Sekretaris Yayasan Wahid Hasyim
--
::
Sesungguhnya, hanya dengan mengingat Allah, hati akan tenang.
Now surely by Allah's remembrance are the hearts set at rest.
N'est-ce point par l'évocation d'Allah que se tranquillisent les coeurs.
Im Gedenken Allahs ist's, daß Herzen Trost finden können::
>> al-Ra'd [13]: 28
--
"One Touch In BOX"
To post : koran-digital@googlegroups.com
Unsubscribe : koran-digital-unsubscribe@@googlegroups.com
"Ketika berhenti berpikir, Anda akan kehilangan kesempatan"-- Publilius Syrus
Catatan : - Gunakan bahasa yang baik dan santun
- Tolong jangan mengiklan yang tidak perlu
- Hindari ONE-LINER
- POTONG EKOR EMAIL
- DILARANG SARA
- Opini Anda menjadi tanggung jawab Anda sepenuhnya dan atau
Moderator Tidak bertanggung Jawab terhadap opini Anda. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~------------------------------------------------------------
"Bersikaplah sopan, tulislah dengan diplomatis, meski dalam deklarasi perang sekalipun seseorang harus mempelajari aturan-aturan kesopanan." -- Otto Von Bismarck.
"Lidah orang berakal dibelakang hatinya, sedangkan hati orang dungu di belakang lidahnya" -Ali bin Abi Talib.
0 comments:
Post a Comment