Breaking News
Loading...
Wednesday, 21 March 2012

Info Post

Benar Bapak Anggito mengakui adanya "surplus" tanpa ungkapan apapun tentang istilah.

Terima kasih karena rakyat menjadi jelas tahu masalah yg dihadapi pemerintah, yaitu masalah alokasi anggaran. Bukan masalah harga minyak NYMEX. Dan ketika membahas komitmen yg mungkin disepakati pemerintah, pak Sutan yg marah2 kebakaran jenggot.

Sudah saatnya semua pihak bertenggang rasa mengetatkan pembelanjaan. Kalau perlu gaji tidak naik. Dan mencari upaya untuk menyadarkan rakyat untuk menghemat penggunaan bbm.

Pajak kendaraan motor yg sebaiknya ditingkatkan juga berlaku pada unit taxi yg baru, bukan pada bbm-nya.

Dan awasi betul pendapatan pajak sesuai bidangnya masing2. Pajak kendaraan untuk infrastruktur jalan. Cukai rokok untuk kesehatan.
Patuhi pula untuk tidak melaksanakan UN sesuai keputusan Mahkamah Agung karena pemerataan fasilutas pendidikan belum berhasil dilaksanakan.

Marilah kita menjadi warganegara yg baik.

Salam rakyat
Herni S Agung



From: liman PAP <liman_pap@yahoo.com>;
To: Gelora 45 <gelora45@yahoogroups.com>; I-A-S-I Moderator <I-A-S-I@yahoogroups.com>; Indonesia Rising <Indonesia-Rising@yahoogroups.com>; Koran Digital <koran-digital@googlegroups.com>; The Managers <themanagers_indonesia@yahoogroups.com>;
Subject: [Koran-Digital] Anggito Abimanyu Membantah !
Sent: Wed, Mar 21, 2012 10:01:52 AM



---begin quote---
Rekan-rekan sekalian,

Sehubungan dgn beredarnya broadcasting soal "Manipulasi Pemerintah soal
Surplus Migas", yang seolah memperlihatkan perhitungan yg dilakukan secara
bersama-sama antara Kwik Kian Gie dan Anggito Abimanyu, bersama ini saya
sampaikan bantahan dari Pak Anggito Abimanyu yg disampaikan kepada saya.

Mhn dibantu untuk tdk menyebarkan lagi broadcast soal "Manipulasi
Pemerintah soal Surplus Migas" tsb (apabila sdh memilikinya), krn memang
Pak Anggito tdk pernah melakukan perhitungan bersama-sama Pak Kwik,
termasuk juga tdk membenarkan perhitungan tsb.

Berikut secara lengkap BANTAHAN Pak Anggito tersebut:

--------------------------------------------------------

Anggito Bantah Berita Mengenai "Manipulasi Pemerintah soal Surplus Migas":

Sehubungan dengan pemberitaan melalui bbm dan sms bahwa saya, Anggito
Abimanyu, bekerjasana dengan Bapak Kwik Kian Gie bekerjasama
menghitung/menganalisis surplus minyak dan menyatakan pemerintah telah
melakukan manipulasi adalah TIDAK BENAR dan FITNAH.

Dalam kesempatan talkswhow dan di JLC TVOne bersama Kwik Kian Gie dll,
Anggito Abimanyu mengkonfirmasi bahwa terdapat surplus operasi migas dalam
APBN 2012 namun surplus tersebut menurun manakala terjadi kenaikan harga
minyak dunia. Dan surplus tersebut telah dimanfaatan untuk belanja APBN
bahkan APBN mengalami defisit.

Tidak pernah terucap satu kalipun mengenai manipulasi Pemerintah. Anggito
juga telah menyatakan mendukung kenaikan harga BBM. Demikian mhn tdk
mempercayai terhadap pemberitaan yang menyudutkan dan memfitnah diri saya.

Wassalam. Anggito Abimanyu

-------------------------------------------------------

Salam,

Sunarsip

|www.sunarsip.com|Twitter: @Sunarsip|

---end quote---
--
Rachmat Gerhantara

YM : Mamat_664 GTalk : eclipsebeat
twitter n plurk : Gerhantara
flickr : http://bit.ly/gerhantara

--
"One Touch In BOX"
 
To post : koran-digital@googlegroups.com
Unsubscribe : koran-digital-unsubscribe@@googlegroups.com
 
"Ketika berhenti berpikir, Anda akan kehilangan kesempatan"-- Publilius Syrus
 
Catatan : - Gunakan bahasa yang baik dan santun
- Tolong jangan mengiklan yang tidak perlu
- Hindari ONE-LINER
- POTONG EKOR EMAIL
- DILARANG SARA
- Opini Anda menjadi tanggung jawab Anda sepenuhnya dan atau
Moderator Tidak bertanggung Jawab terhadap opini Anda. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~------------------------------------------------------------
"Bersikaplah sopan, tulislah dengan diplomatis, meski dalam deklarasi perang sekalipun seseorang harus mempelajari aturan-aturan kesopanan." -- Otto Von Bismarck.
"Lidah orang berakal dibelakang hatinya, sedangkan hati orang dungu di belakang lidahnya" -Ali bin Abi Talib.

0 comments:

Post a Comment