Tengah malam eh dini hari ini, di televisi muncul nominasi Indonesia Movie Award. Salah satu film yg dinominasikan adalah serdadu kumbang.
Saya pernah menonton film ini bersama anak-anak ( 8 dan 4 tahun) dan isteri. Saya pernah mengulas film ini sebagai film jorok dan saya sebut sebagai film porno versi anak-anak. Tidak layak ditonton anak-anak. Saya malu membawa anak-anak ke bioskop untuk menonton film besutan Ale dan Nia ini. Sejatinya saya mengapresiasi film-film Ale sebelumnya yg meenurut saya keren. Tapi dalam film serdadu kumbang, Ale ceroboh: pemeran utama film ini justru diberi satu slot adegan sedang menikmati bagian dalam rok ibu gurunya di bawah bangku dengan gerakan mulut dan mata yang "nikmat sekali." Ini terjadi di dalam kelas. Ini melibatkan siswa dan guru.
Standar pornografi saya dan orang lain, khususnya sutradara, ale atau nia, mungkin berbeda. Tapi sebagai penonton, saya menganggap film ini tak layak ditonton anak-anak apalagi masuk IMA.
Saya "berdebat" cukup "keras" di milis dengan akmal nasery basral. Menyodorkan fakta-fakta film. Juga membuat argumentasi. Rekaman diskusi bisa dilihat di milis jurnalisme.
Semoga panitia dan juri membaca catatan singkat saya ini sebagai salah satu masukan dari masyarakat.
Saya menantikan film-film Ale yg lain dan yang lebih baik. Kritik terhadap dunia pendidikan penting, tapi bukan mempertontonkan adegan parno ke anak-anak. Film ini diproyeksikan sebagai film keluarga, dan film anak-anak...
Tanpa adegan "intip rok guru" sejatinya film ini amat menarik. Peran putu wijaya juga keren. Settingnya jga "maut." Keren abis.
Salam
Habe Arifin
Revolusi Putih: Mengganyang Kebodohan, Mencerdaskan Bangsa!!
--
"One Touch In BOX"
To post : koran-digital@googlegroups.com
Unsubscribe : koran-digital-unsubscribe@@googlegroups.com
"Ketika berhenti berpikir, Anda akan kehilangan kesempatan"-- Publilius Syrus
Catatan : - Gunakan bahasa yang baik dan santun
- Tolong jangan mengiklan yang tidak perlu
- Hindari ONE-LINER
- POTONG EKOR EMAIL
- DILARANG SARA
- Opini Anda menjadi tanggung jawab Anda sepenuhnya dan atau
Moderator Tidak bertanggung Jawab terhadap opini Anda. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~------------------------------------------------------------
"Bersikaplah sopan, tulislah dengan diplomatis, meski dalam deklarasi perang sekalipun seseorang harus mempelajari aturan-aturan kesopanan." -- Otto Von Bismarck.
"Lidah orang berakal dibelakang hatinya, sedangkan hati orang dungu di belakang lidahnya" -Ali bin Abi Talib.
[Koran-Digital] Catatan Film Serdadu Kumbang untuk IMA
Info Post
0 comments:
Post a Comment