Pascabencana Banjir dan Tsunami - Kerugian Tepco Capai USD9,67 Miliar
PDF Print
Tuesday, 15 May 2012
TOKYO – Perusahaan operator pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN)
Tokyo Electric Power (Tepco) kemarin melaporkan kerugian tahunan sebesar
USD9,67 miliar.Perusahaan listrik milik pemerintah Jepang itu
memperingatkan,ke depan situasi bisnis masih akan sulit.
Menurut Tepco, kerugian terbesar perusahaan yang mengoperasikan PLTN di
Fukushima Daiichi tersebut akibat melonjaknya biaya reaktor nuklir yang
dimatikan karena alasan keamanan pasca-gempa dan tsunami Maret 2011
lalu. Akibatnya, Tepco harus mengimpor bahan bakar fosil lebih banyak.
Selain itu,Tepco harus membayar kerugian kepada korban warga sekitar
yang terdampak kebocoran nuklir.
Menurut AFP, total penerimaan Tepco sepanjang tahun fiskal 2011/2012
hanya sebesar 5,35 triliun yen, turun dibanding tahun sebelumnya 5,37
triliun yen. Naomi Hirose, Presiden Tepco yang baru memperingatkan bahwa
situasi yang tidak bisa diperkirakan kemungkinan akan terjadi pada musim
panas tahun ini seiring dengan kebutuhan pasokan energi selagi reaktor
nuklir masih dinonaktifkan. "Bahkan jika kami memiliki pasokan listrik
untuk musim panas, itu tidak akan berarti kami akan baik-baik saja,"katanya.
Dia menambahkan,pada tahun fiskal 2012/2013 yang dimulai sejak awal
April lalu, Tepco menargetkan penjualan 6 triliun yen dengan harapan
adanya kenaikan tarif dan aktivitas ekonomi yang lebih baik. Laporan
keuangan Tepco yang dirilis kemarin hanya kurang dari sepekan setelah
Pemerintah Jepang mengonfirmasi bahwa pemerintah akan mengambil alih
saham perusahaan tersebut.
Tepco segera nantinya akan dinasionalisasi dengan target menjadi salah
satu perusahaan utilitas terbesar di dunia. Dalam skema pengambilalihan
tersebut, Pemerintah Jepang akan menyuntikkan dana 1 triliun yen selama
10 tahun diikuti dengan restrukturisasi dengan tujuan mencegah
terjadinya kebangkrutan.
Presiden Tepco Toshio Nishizawa menyatakan, biaya bahan bakar minyak
akan merangkak naik tahun ini setelah penutupan reaktor nuklir yang
memasok dua per tiga kebutuhan listrik nasional. "Kenaikan biaya bahan
bakar ini didasarkan pada asumsi bahwa kami tidak akan lagi memiliki
PLTN pada tahun ini (hingga Maret 2013),"katanya.
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/494905/
--
"One Touch In BOX"
To post : koran-digital@googlegroups.com
Unsubscribe : koran-digital-unsubscribe@@googlegroups.com
"Ketika berhenti berpikir, Anda akan kehilangan kesempatan"-- Publilius Syrus
Catatan : - Gunakan bahasa yang baik dan santun
- Tolong jangan mengiklan yang tidak perlu
- Hindari ONE-LINER
- POTONG EKOR EMAIL
- DILARANG SARA
- Opini Anda menjadi tanggung jawab Anda sepenuhnya dan atau
Moderator Tidak bertanggung Jawab terhadap opini Anda. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~------------------------------------------------------------
"Bersikaplah sopan, tulislah dengan diplomatis, meski dalam deklarasi perang sekalipun seseorang harus mempelajari aturan-aturan kesopanan." -- Otto Von Bismarck.
"Lidah orang berakal dibelakang hatinya, sedangkan hati orang dungu di belakang lidahnya" -Ali bin Abi Talib.
[Koran-Digital] Pascabencana Banjir dan Tsunami - Kerugian Tepco Capai USD9,67 Miliar
Info Post
0 comments:
Post a Comment