Lady Gaga Menolak Kompromi
Penulis : Iwan Kurniawan
Jumat, 25 Mei 2012 07:26 WIB
1 komentar
0 Like Dislike 0
Lady Gaga Menolak Kompromi
Ilustrasi--Dok.MI/Fredy
PENYANYI kontroversial Lady Gaga berkukuh tidak akan mengubah penampilan
untuk bisa tampil di Jakarta. Jika dipaksa, ia lebih memilih membatalkan
konser yang sedianya berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno,
Senayan, 3 Juni mendatang.
Sikap itu dilontarkan manajer Lady Gaga, Troy Carter, dalam jumpa pers
di Singapura, kemarin. "Lebih baik menolak menggelar konser daripada
harus melakukan perubahan demi memenuhi tuntutan untuk menyensor dan
menenangkan kelompok-kelompok agama."
Menurut Carter, Lady Gaga tidak akan bisa menenangkan kelompok garis
keras yang mengecamnya. Tidak hanya di Indonesia, penolakan juga terjadi
di Korea Selatan dan Filipina meski akhirnya konser di dua negara itu
tetap berlangsung.
"Kita akan melewatkan mereka (konser di Jakarta). Kami memainkan
pertunjukan ini karena ini acara yang sangat spesifik, dengan penonton
yang spesifik," cetus Carter.
Ia menambahkan, permasalahan pelantun tembang Poker Face di Indonesia
atau Filipina itu bukan sekadar penampilannya yang eksentrik. Persoalan
juga terkait dengan agama dan budaya yang berbeda.
"Anda tahu itu hanya kesenjangan budaya dan generasi yang terjadi di
sana. Anda berurusan dengan beberapa hal yang berbeda, Anda berurusan
dengan politik, berurusan dengan agama. Ini sedikit lebih rumit
ketimbang Lady Gaga mengubah gayanya berpakaian," tukas Carter.
Di Indonesia, beberapa organisasi kemasyarakatan, Partai Persatuan
Pembangunan, dan Partai Keadilan Sejahtera menolak Lady Gaga lantaran
penampilan penyanyi asal New York, AS, itu cenderung vulgar dan seronok.
Izin konsernya pun hingga kini belum keluar, padahal promotor Big Daddy
Production telah menjual sekitar 50 ribu tiket.
Untuk mengeluarkan izin, kepolisian mematok syarat bagi Lady Gaga di
antaranya yang bersangkutan harus menghormati budaya Indonesia. Promotor
juga mesti mendapatkan rekomendasi dari sejumlah instansi antara lain
Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia.
Polda Metro Jaya belum menentukan sikap terkait dengan penolakan Lady
Gaga untuk berkompromi. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes
Rikwanto menyatakan pihaknya masih menunggu keterangan dari Big Daddy
Production selaku pihak promotor konser di Jakarta. "Kita tunggu saja
sampai promotor memberi keterangan," ujar Rikwanto.
Saat dimintai konfirmasi, Kepala Produksi Big Daddy Edi Purnomo justru
menepis pernyataan Troy Carter di Singapura. Menurutnya, manajemen Lady
Gaga setuju menggelar konser sesuai budaya Indonesia. "Mereka sudah
menyetujui agar Lady Gaga bisa berpakaian sopan. Semuanya sudah bisa
diatur dengan pikiran terbuka. Kami sudah dapatkan konfirmasi beberapa
jam lalu (tadi malam). Mereka akan kondisikan," jelasnya.
Secara terpisah, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
Djoko Suyanto menegaskan pemerintah setuju Lady Gaga konser di Jakarta
asal memenuhi syarat yang ditentukan. "Dia harus tahu kondisi masyarakat
di sini," tandasnya di Istana Negara, kemarin. (BBC/Mad/Edn/*/X-11)
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/25/321934/61/10/Lady-Gaga-Menolak-Kompromi
--
"One Touch In BOX"
To post : koran-digital@googlegroups.com
Unsubscribe : koran-digital-unsubscribe@@googlegroups.com
"Ketika berhenti berpikir, Anda akan kehilangan kesempatan"-- Publilius Syrus
Catatan : - Gunakan bahasa yang baik dan santun
- Tolong jangan mengiklan yang tidak perlu
- Hindari ONE-LINER
- POTONG EKOR EMAIL
- DILARANG SARA
- Opini Anda menjadi tanggung jawab Anda sepenuhnya dan atau
Moderator Tidak bertanggung Jawab terhadap opini Anda. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~------------------------------------------------------------
"Bersikaplah sopan, tulislah dengan diplomatis, meski dalam deklarasi perang sekalipun seseorang harus mempelajari aturan-aturan kesopanan." -- Otto Von Bismarck.
"Lidah orang berakal dibelakang hatinya, sedangkan hati orang dungu di belakang lidahnya" -Ali bin Abi Talib.
[Koran-Digital] Lady Gaga Menolak Kompromi
Info Post
0 comments:
Post a Comment