Breaking News
Loading...
Sunday, 27 May 2012

Info Post
Yusril: Ayah dan saudara Corby masuk bui, tapi Australia tidak beri
grasi. "RI hanya jadi tertawaan"

Kabar lebih mengejutkan datang dari Yusril bahwa ayah dan saudara
kandung Corby juga dipenjara di Australia lantaran terlibat
penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang (narkoba) tapi pemerintah
Australia tidak memberikan grasi kepada Corby Family. Menurut Yusril,
grasi SBY terhadap Corby merendahkan martabat bangsa. "Pemerintah
Australia tidak beri grasi kepada ayah dan saudara kandungnya di sana.
Kita hanya jadi tertawaan."


Ikhsan Modjo (kiri) Schapelle Leigh Corby dan Yusril Ihza Mahendra
(Foto2: demokrat.or.id, sbs.com.au dan mediaindonesia.com)

YUSRIL Ihza Mahendra sedang ancang-ancang untuk kembali menggugat
kebijakan hukum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Pengadilan
Tata Usaha Negara (PTUN). Target
pakar hukum tata negara ini adalah membatalkan grasi yang diberikan SBY
kepada WNA Australia Schapelle Leigh Corby terpidana narkoba.

Kabar lebih mengejutkan datang dari Yusril bahwa ayah dan saudara
kandung Corby juga dipenjara di Australia lantaran terlibat
penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang (narkoba) tapi pemerintah
Australia tidak memberikan grasi kepada Corby Family.

Langkah hukumnya, menurut Yusril, untuk menyokong Gerakan Nasional Anti
Narkotika (Granat) yang akan melayangkan class action atas grasi Corby
ke PTUN.

"Saya bantu Granat untuk menggugat (Keppres tentang Grasi Corby) di
PTUN. Banyak yang tidak tahu kalau ayah dan saudara kandung Corby juga
dipenjara di Australia karena narkotika. Mereka tidak diberi grasi di
sana," kata Yusril melalui Twitter @Yusrilihza_Mhd.

Menurut Yusril, grasi SBY terhadap Corby merendahkan martabat bangsa.
"Pemerintah Australia tidak beri grasi kepada ayah dan saudara
kandungnya di sana. Kita hanya jadi tertawaan."

Pernyataan Yusril dibantah Ketua DPP Partai Demokrat Ikhsan Modjo soal
Corby, dalam celotehannya di Twitter @IkhsanModjo.

Pemberian grasi Corby adalah investasi goodwill untuk kepentingan
domestik Indonesia. Pemberian grasi juga tunjukkan Indonesia sebagai
negara yang taat hukum, akan tetapi juga sadar akan nilai-nilai kemanusiaan.

"Jadi keputusan grasi diambil oleh RI1 (Presiden SBY) berdasarkan
elemen-elemen kemanusiaan dan juga tata cara berhubungan internasional,"
ungkap Ikhsan Mojo.

Ikhsan mengakui, grasi atau clemency kepada Corby memang keputusan
politis dan dilakukan setelah ditempuh proses hukum.

"Kepala Negara menilai penting utk mengambil keputusan yg didasari
elemen-elemen hubungan kenegaraan dan isu kemanusiaan," ungkap Ikhsan.


http://gresnews.com/berita/internasional/1910275-yusri-ayah-dan-saudara-corby-masuk-bui-tapi-australia-tidak-beri-grasi-ri-hanya-jadi-tertawaan

--
"One Touch In BOX"

To post : koran-digital@googlegroups.com
Unsubscribe : koran-digital-unsubscribe@@googlegroups.com

"Ketika berhenti berpikir, Anda akan kehilangan kesempatan"-- Publilius Syrus

Catatan : - Gunakan bahasa yang baik dan santun
- Tolong jangan mengiklan yang tidak perlu
- Hindari ONE-LINER
- POTONG EKOR EMAIL
- DILARANG SARA
- Opini Anda menjadi tanggung jawab Anda sepenuhnya dan atau
Moderator Tidak bertanggung Jawab terhadap opini Anda. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~------------------------------------------------------------
"Bersikaplah sopan, tulislah dengan diplomatis, meski dalam deklarasi perang sekalipun seseorang harus mempelajari aturan-aturan kesopanan." -- Otto Von Bismarck.
"Lidah orang berakal dibelakang hatinya, sedangkan hati orang dungu di belakang lidahnya" -Ali bin Abi Talib.

0 comments:

Post a Comment